Peningkatan jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) di Sulawesi Tenggara menuntut sistem pengawasan keimigrasian yang lebih adaptif dan efisien. Penelitian ini mengkaji inovasi digital IKENI MORAMO yang dikembangkan secara mandiri oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari sebagai instrumen pengawasan TKA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam bersama Kepala Kantor Imigrasi Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IKENI MORAMO mampu mengintegrasikan pelaporan mandiri perusahaan dengan sistem monitoring internal, sehingga mempermudah pengawasan dan mendukung deteksi dini potensi pelanggaran keimigrasian. Meskipun masih menghadapi tantangan terkait kepatuhan perusahaan dalam pembaruan data, sistem ini dinilai efektif dalam meminimalisir pelanggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan aplikasi pengawasan secara mandiri merupakan strategi penting dalam memperkuat kedaulatan data dan optimalisasi fungsi keimigrasian di era digital.
Copyrights © 2025