Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keuangan petani penggarap dalam meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga di Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposive, meliputi Kelian Subak, buruh tani, dan keluarga buruh tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi petani dalam mengoptimalkan pendapatan dilakukan melalui diversifikasi sumber penghasilan, baik dari sektor pertanian maupun non-pertanian, sebagai bentuk adaptasi terhadap pendapatan yang bersifat fluktuatif. Pengaturan pengeluaran rumah tangga dilakukan secara sederhana dengan memprioritaskan kebutuhan pokok serta menunda pengeluaran non-esensial, meskipun belum didukung oleh perencanaan keuangan yang sistematis. Pengelolaan keuangan petani masih bersifat informal, ditandai dengan tidak adanya pemisahan antara keuangan usaha dan rumah tangga, serta minimnya kebiasaan menabung. Namun demikian, praktik pengelolaan keuangan yang fleksibel, pemanfaatan lembaga keuangan lokal, pengelolaan utang secara hati-hati, serta dukungan kerja sama antaranggota keluarga mampu menjaga stabilitas ekonomi dalam jangka pendek. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan, akses terhadap lembaga keuangan formal, dan peran pemerintah desa dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga petani secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026