Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh corporate governance, media exposure, dan biaya lingkungan terhadap tingkat pengungkapan emisi karbon pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, serta publikasi media daring. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dan menghasilkan 19 perusahaan sebagai objek penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media exposure memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon. Sebaliknya, corporate governance dan biaya lingkungan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan eksternal, khususnya melalui media, lebih efektif dalam mendorong transparansi lingkungan dibandingkan mekanisme internal perusahaan.
Copyrights © 2026