Digital storytelling telah menjadi strategi penting dalam pemasaran media sosial, terutama di Instagram, untuk menarik dan mempertahankan minat audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran mediasi narrative transportation dalam hubungan antara digital storytelling, emotional engagement, dan minat audiens. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data dilakukan melalui purposive sampling terhadap 100 pengguna aktif Instagram di Indonesia. Data dianalisis menggunakan path analysis melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital storytelling dan emotional engagement memiliki pengaruh terhadap minat audiens, dengan narrative transportation berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan. Narrative transportation memperkuat pengaruh emotional engagement terhadap minat audiens (R² meningkat dari 0.083 menjadi 0.271), dan juga memediasi pengaruh digital storytelling (dengan nilai pengaruh tidak langsung sebesar 0.252). Meskipun hubungan langsung antara digital storytelling dan narrative transportation tidak signifikan secara statistik, hasil menunjukkan adanya mediasi parsial. Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman naratif yang imersif dapat mengubah respon emosional audiens menjadi keterlibatan yang bermakna. Oleh karena itu, pemasar perlu merancang konten Instagram yang tidak hanya visual menarik tetapi juga mengandung elemen naratif dan emosional yang kuat. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pemahaman mekanisme psikologis dalam pemasaran digital, serta rekomendasi praktis bagi strategi konten merek di media sosial.
Copyrights © 2026