Sebagai upaya mendorong siswa SMK Turen untuk menerapkan pola hidup sehat dan berkelanjutan, kegiatan penyuluhan dilakukan dengan mengintegrasikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan praktik pembuatan sabun organik. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman konseptual mengenai PHBS sebagai bentuk rekayasa sosial untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan praktis dalam memanfaatkan bahan alami sehingga dapat mengurangi penggunaan bahan kimia yang berpotensi merusak lingkungan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan sekaligus kemampuan kepada siswa agar mampu memproduksi sabun organik secara mandiri. Selain mendukung prinsip keberlanjutan dan pengurangan limbah, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran siswa terhadap kandungan bahan yang digunakan pada tubuh mereka. Melalui penerapan prinsip PHBS dalam proses pembuatan sabun, siswa juga memahami pentingnya menjaga kebersihan dan higienitas selama proses produksi. Integrasi antara edukasi PHBS dan praktik pembuatan sabun organik ini menjadi strategi yang efektif dalam menanamkan gaya hidup sehat dan berkelanjutan di kalangan siswa, sehingga mereka mampu mengambil keputusan yang lebih bijak dalam kehidupan sehari-hari sekaligus berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat yang lebih sehat.
Copyrights © 2026