Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh skeptisisme auditor internal dan etika moral auditor terhadap pengendalian risiko kecurangan sistem akuntansi berbasis teknologi informasi pada PT. Yappay Jaya Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner berskala Likert lima poin kepada responden Back Office dan Crew Operasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sedangkan metode analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 26 Secara parsial, skeptisisme auditor internal terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian risiko kecurangan, sedangkan etika moral auditor menunjukkan pengaruh positif dengan tingkat pengaruh yang relatif lebih rendah. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh terhadap pengendalian risiko kecurangan dan model regresi telah memenuhi seluruh uji asumsi klasik. Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan sikap skeptisisme auditor internal yang didukung penerapan etika moral auditor
Copyrights © 2026