Desa Wisata Kampung Mangga di Pasuruan merupakan salah satu sentra produksi mangga gadung dengan potensi hasil panen yang melimpah. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengolahan pascapanen menyebabkan sebagian hasil panen belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mengalami kerugian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mangga melalui inovasi pengolahan mangga gadung menjadi produk fruit leather sebagai alternatif produk bernilai tambah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, penyuluhan, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan wawancara untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan, keterampilan, dan persepsi petani terhadap produk fruit leather. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan petani setelah mengikuti pelatihan. Petani juga memberikan respons positif terhadap kualitas rasa, penggunaan bahan alami, serta potensi fruit leather sebagai produk olahan yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya diversifikasi produk pascapanen dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis komoditas lokal yang berkelanjutan
Copyrights © 2026