Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kapasitas aerobik (VO₂Max) pada pemain elit Pro Persib Bandung usia 16 tahun sebagai indikator penting kebugaran fisik dalam sepak bola modern. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 48 pemain yang mengikuti program pembinaan elit. Pengukuran dilakukan melalui Yo-Yo Intermittent Recovery Test Level 1 untuk mengetahui kemampuan daya tahan aerobik pemain secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai VO₂Max berada pada rentang 38,4–51,9 ml/kg/menit dengan rata-rata 46,76 ml/kg/menit dan standar deviasi 2,94, yang secara umum berada pada kategori baik. Distribusi kategori menunjukkan 56,25% pemain berada pada kategori good, 37,5% very good, dan 6,25% moderate. Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas pemain telah memiliki kapasitas aerobik yang memadai untuk mendukung performa pertandingan, meskipun beberapa pemain masih memerlukan peningkatan kondisi fisik. VO₂Max memiliki peran penting dalam menjaga intensitas permainan, mempercepat pemulihan, serta mendukung performa teknis dan taktis. Oleh karena itu, diperlukan program latihan aerobik yang terstruktur, individual, dan berbasis evaluasi berkala guna mendukung pembinaan pemain muda menuju level profesional. Kata Kunci: Atlet Elit, Pemain Sepak Bola, Pemain Muda, VO2 Maks
Copyrights © 2026