Kemampuan public speaking merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa dalam mendukung aktivitas akademik dan profesional. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam kemampuan public speaking mahasiswa yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan public speaking mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Garut berdasarkan dimensi proses belajar dan latihan, lingkungan yang kondusif, serta bakat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan public speaking mahasiswa berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 77,3%. Dimensi proses belajar dan latihan serta lingkungan yang kondusif memberikan kontribusi paling dominan, sementara aspek bakat dan teknik penyampaian, khususnya komunikasi non-verbal, masih menunjukkan kelemahan relatif. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan public speaking lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal dibandingkan faktor bawaan. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menawarkan analisis yang lebih komprehensif melalui integrasi faktor latihan, lingkungan, dan bakat dalam konteks mahasiswa tingkat fakultas.
Copyrights © 2026