Indonesia menghadapi tantangan krusial dalam menyongsong kewajiban mandatori halal pada Oktober 2026, khususnya pada sektor UMKM kuliner yang merupakan pilar ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi akselerasi sertifikasi halal melalui penguatan ekosistem industri halal yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menyaring 200 literatur ilmiah menjadi 25 referensi inti melalui perangkat lunak Publish or Perish (PoP) dalam rentang tahun 2021-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama UMKM saat ini telah bergeser dari kendala biaya menuju rendahnya literasi digital dan kompleksitas rantai pasok. Sebagai solusi, penelitian ini menawarkan model strategi "High-Tech, High-Touch" yang mengintegrasikan efisiensi platform SIHALAL dengan humanisme pendampingan Proses Produk Halal (PPH). Selain itu, penguatan ekosistem dilakukan melalui sinergi Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media. Secara filosofis, strategi ini merupakan manifestasi prinsip Maqashid Syariah dalam aspek Hifdzun Nafs dan Hifdzun Mal. Kesimpulannya, akselerasi sertifikasi halal yang integratif dan kolaboratif tidak hanya mempercepat kepatuhan regulasi, tetapi juga memperkuat daya saing UMKM Indonesia dalam Global Halal Value Chain.
Copyrights © 2026