Perkembangan teknologi digital telah menghasilkan lonjakan big data yang menuntut kemampuan analisis lebih maju. Namun, di negara berkembang seperti Indonesia, tingkat adopsi Big Data Analytics (BDA) di kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ritel masih rendah, sehingga menciptakan gap empiris terkait bagaimana keterbatasan sumber daya memengaruhi pemanfaatan teknologi analitik. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh BDA berbasis Power BI terhadap penguatan kapabilitas dinamis UKM ritel Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei berskala Likert kepada 100 pemilik atau pengelola UKM yang telah menggunakan Power BI. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk mengevaluasi pengaruh parsial maupun simultan antara variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BDA, Power BI, dan efisiensi operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kapabilitas dinamis, dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,526. Efisiensi operasional merupakan faktor paling dominan dalam memperkuat kemampuan adaptasi dan respons terhadap perubahan pasar. Temuan ini memperkaya literatur mengenai kapabilitas dinamis pada UKM di negara berkembang serta memberikan implikasi praktis bahwa investasi pada teknologi analitik dan optimalisasi proses operasional dapat membantu UKM meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026