Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan populasi ideal untuk perkembangan dan keberadaan ikan jurung yang dibesarkan di keramba selama 40 hari dengan diberi pakan buatan dengan pemberian sekenyang-kenyangya menghabiskan pakan sebanyak 4 kg, ikan yang digunakan 200 ekor. Metodologi yang digunakan yaitu eksperimen, yang memiliki 4 perlakuan, dan diulangi 3 kali. P1 (5 ikan/0,5m3), P2 (10 ikan/0,5m3), P3 (15 ikan/0,5m3), dan P4 (20 ikan/0,5m3). Hasil dari perlakuan tersebut berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan panjang spesifik, dan laju pertumbuhan bobot spesifik. Sedangkan pada sintasan tidak ada perbedaan yang signifikan. Pertumbuhan panjang mutlak tertinggi pada P1 sebesar 0,57cm, sedangkan pertumbuhan panjang mutlak terendah pada P4 sebesar 0,37cm. Pertumbuhan bobot mutlak tertinggi pada P1 sebesar 0,99g, sedangkan pertumbuhan bobot mutlak terendah pada P4 sebesar 0,85g, laju pertumbuhan panjang spesifik tertinggi pada P1 sebesar 0.014%, sedangkan laju pertumbuhan panjang spesifik terendah pada P4 sebesar 0,009%, dan laju pertumbuhan bobot spesifik tertinggi pada P1 sebesar 0,025%, sedangkan laju pertumbuhan bobot spesifik terendah pada P4 sebesar 0,021%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin sedikit padat tebar ikan dalam satu wadah, semakin cepat pertumbuhan; begitu sebaliknya, semakin padat ikan dalam suatu wadah semakin lambat pertumbuhan.
Copyrights © 2026