Korupsi merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap aspek ekonomi, sosial, dan moral karena tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak keadilan, kepercayaan publik, dan integritas individu. Oleh sebab itu, diperlukan upaya pencegahan yang tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendidikan, khususnya pendidikan anti korupsi sejak dini bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep anti korupsi, pentingnya pendidikan anti korupsi, serta perannya dalam membentuk karakter jujur dan berintegritas dengan menggunakan metode normatif melalui studi literatur dan metode empiris melalui wawancara mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan anti korupsi berperan penting dalam menanamkan nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial, meskipun masih terdapat tantangan dalam penerapannya akibat pengaruh lingkungan. Lembaga pendidikan dan keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter melalui kurikulum, pembelajaran, serta keteladanan dan pembiasaan sikap positif. Namun, implementasinya masih menghadapi hambatan seperti rendahnya kesadaran masyarakat dan budaya permisif terhadap perilaku koruptif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat agar nilai-nilai anti korupsi dapat tertanam kuat dan mampu membentuk generasi muda yang jujur, berintegritas, serta berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
Copyrights © 2026