Formasi Rambatan merupakan satuan batuan sedimen berumur Miosen Awal–Tengah yang berkembang di Zona Serayu Utara, Jawa Tengah, dan dikenal sebagai bagian dari sistem sedimentasi laut dalam. Formasi ini didominasi oleh perselingan batupasir gampingan dan batuserpih yang diendapkan melalui mekanisme aliran gravitasi bawah laut, khususnya arus turbidit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petrologi dan petrografi batupasir gampingan dan batuserpih Formasi Rambatan di Daerah Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Metode penelitian meliputi pengamatan lapangan, analisis petrologi secara megaskopis, serta analisis petrografi menggunakan sayatan tipis batuan dengan mikroskop polarisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa batupasir gampingan memiliki karakteristik ukuran butir pasir halus, sortasi baik, kemas tertutup, serta tersusun oleh skeletal grain, kuarsa, feldspar, litik lempung, matriks mikrokuarsa, dan semen kalsit serta lempung. Berdasarkan klasifikasi Mount (1985), batupasir tersebut dikategorikan sebagai Allochemic Sandstone. Sementara itu, batuserpih menunjukkan dominasi matriks lempung dengan struktur laminasi dan kandungan karbonatan, serta diklasifikasikan sebagai Calcareous Mudrock berdasarkan Pettijohn (1975). Karakteristik litologi dan petrografi tersebut mencerminkan proses pengendapan laut dalam yang dipengaruhi oleh variasi energi dan suplai sedimen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pemahaman karakteristik batuan dan sistem sedimentasi Formasi Rambatan di Zona Serayu Utara.
Copyrights © 2026