Jurnal Penelitian Sains
Vol 28, No 1 (2026)

Analisis Penilaian Risiko Lingkungan Akibat Paparan Logam Berat Cu pada Sedimen dan Mangrove Avicennia alba

Wahyuni, Ratih Dwi (Unknown)
Rozirwan, Rozirwan (Unknown)
Putri, Wike Ayu Eka (Unknown)
Diansyah, Gusti (Unknown)
Ulqodry, Tengku Zia (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2026

Abstract

Ekosistem mangrove sangat berperan dalam mempertahankan kualitas lingkungan pesisir dengan kemampuan menahan sedimen serta mengakumulasi polutan, termasuk logam berat. Tembaga (Cu) adalah salah satu logam berat yang sering dijumpai di daerah pesisir dan dapat menimbulkan ancaman ekologis jika terakumulasi dalam jumlah besar. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kadar logam berat Cu pada sedimen dan jaringan mangrove Avicennia alba serta melakukan evaluasi risiko lingkungan di area Muara Banyuasin, Sumatera Selatan, yang mencakup Taman Nasional Sembilang, Tanjung Buyut, dan Pulau Payung. Pengambilan sampel sedimen serta akar dan daun mangrove dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengukuran kadar Cu dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA), sementara evaluasi risiko lingkungan ditentukan melalui perhitungan faktor biokonsentrasi (BCF) dan faktor translokasi (TF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Cu pada sedimen berada dalam rentang 7,99-13,11 mg/kg, sementara pada akar dan daun mangrove berkisar 1,47-2,65 mg/kg dan 2,61-2,82 mg/kg. Semua nilai tersebut masih di bawah standar mutu yang ditentukan, sehingga mencerminkan tingkat pencemaran Cu yang tergolong rendah. Nilai BCF untuk akar dan daun Avicennia alba tergolong rendah hingga sedang, menunjukkan bahwa mangrove tidak menyimpan Cu secara berlebihan. Nilai TF bervariasi antar lokasi, dengan nilai yang lebih rendah di area konservasi dan lebih tinggi di tempat yang terpengaruh oleh aktivitas manusia. Hasil Pembahasan mengindikasikan bahwa variasi konsentrasi dan tingkat risiko dipengaruhi oleh sifat sedimen, dinamika air, serta frekuensi kegiatan manusia. Secara umum, ekosistem mangrove di area penelitian tetap dalam keadaan cukup aman, dan Avicennia alba terbukti berperan penting sebagai indikator biologi dalam evaluasi risiko lingkungan logam berat Cu.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jps

Publisher

Subject

Chemistry Mathematics Physics

Description

Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari ...