Daerah Citorek, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tersusun oleh satuan batuan berumur Eosen Akhir hingga Miosen Awal yang memperlihatkan variasi litologi vulkani klastik, karbonat, dan vulkanik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik petrografi serta menentukan klasifikasi batuan berdasarkan analisis sayatan tipis pada masing - masing satuan stratigrafi. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi skala 1:25.000, pengambilan sampel representatif, preparasi sayatan tipis, serta penga matan mikroskopis menggunakan mikroskop polarisasi pada kondisi Plane Polarized Light (PPL) dan Cross Polarized Light (XPL). Penentuan klasifikasi mengacu pada Pettijohn (1975) untuk batuan klastik, Dunham (1962) dan Embry & Klovan (1971) untuk karbonat, serta klasifikasi IUGS (1989) untuk batuan beku. Hasil analisis menunjukkan bahwa satuan Eosen Akhir Formasi Cikotok (Temv) didominasi fragmen kaca vulkanik ±70-80% dengan tekstur matrix supported dan sortasi buruk, sehingga diklasifikasikan sebagai vitric tuff. Satuan Oligosen Awal - Akhir anggota napal Formasi Cijengkol (Tojm) tersusun atas ma terial lempung dominan yang termasuk mudrock. Anggota batugamping Formasi Cijengkol (Tojl) menunjukkan tekstur floatstone dengan kandungan bioklas ±40-50%. Sementara itu, satuan Miosen Awal Formasi Cimapag (Tmc) memperlihatkan tekstur porfiritik dengan dominasi plagioklas dan diklasifikasikan sebagai lava andesit.
Copyrights © 2026