Degradasi kualitas dan kuantitas sumber daya air pada mata air umumnya dipicu oleh eksploitasi antropogenik. Implementasi sistem konservasi kawasan mata air diproyeksikan mampu memitigasi erosi, menjamin ketersediaan air, serta meningkatkan konsentrasi hara tanah guna memulihkan lahan kritis. Pegabdian ini bertujuan untuk mengonservasi kawasan Mata Air Detubela, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende. Metodologi pelaksanaan mencakup tiga fase utama: persiapan, implementasi lapangan, dan tahap akhir. Fase persiapan meliputi sosialisasi serta mobilisasi personil sebanyak 50 orang per Rukun Tetangga (RT). Tahap pelaksanaan diwujudkan melalui reboisasi 1.000 bibit tanaman, yang terdiri atas 500 bibit tanaman Muntin dan 500 bibit Durian melalui kolaborasi antara akademisi, staf instansi, dan masyarakat. Hasil kegiatan mengindikasikan adanya diversifikasi vegetasi di sekitar kawasan Mata Air Detubela. Selain itu, penanaman komoditas durian berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat Desa Detubela.
Copyrights © 2026