Penelitian ini menganalisis strategi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dalam meningkatkan keterlibatan komunitas dalam program kesejahteraan sosial di Pekanbaru. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman dan tantangan yang dihadapi PSM dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Temuan menunjukkan tantangan utama PSM meliputi kurangnya pemahaman masyarakat tentang peran PSM, keterbatasan sumber daya, serta kebijakan pemerintah yang lebih menekankan efisiensi administratif daripada pemberdayaan masyarakat. PSM di Pekanbaru mengimplementasikan pendekatan berbasis hubungan sosial, dengan fokus pada komunikasi terbuka dan membangun kepercayaan jangka panjang. Penerapan pendekatan berbasis hak, seperti hak atas pendidikan, kesehatan, dan perumahan, terbukti efektif meningkatkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa keberhasilan program kesejahteraan sosial bergantung pada kemampuan PSM membangun hubungan sosial inklusif, bukan hanya pada sumber daya fisik dan finansial. Penguatan kapasitas PSM melalui pelatihan dan dukungan kebijakan yang stabil sangat diperlukan untuk keberlanjutan program dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan sosial yang mendukung pemberdayaan komunitas dan peran PSM dalam menciptakan perubahan sosial berkelanjutan.
Copyrights © 2026