Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah lembaga negara yang diberikan dukungan oleh pemerintah berupa infrastruktur gedung. Gedung KPK sangatlah penting untuk dikelola dengan baik agar dapat dimanfaatkan dengan aman dan nyaman oleh pengguna gedung serta untuk melindungi aset negara yang berada didalamnya. Sehingga, disusunlah proses bisnis pengelola gedung KPK sebagai langkah strategis dalam menciptakan kualitas layanannya. Tujuan penelitian adalah menganalisis determinan kualitas layanan dari sudut pandang pengguna gedung. Metodologi kuantitatif diterapkan melalui penyebaran kuesioner dan sample merupakan pegawai tetap dan tenaga kontrak yang bertugas didalam gedung KPK. Data dianalisis menggunakan aplikasi IBM SPSS 22. Jumlah sampel adalah 833 responden. Teknik analisis data adalah exploratory factor analysis (EFA), meliputi uji validitas, uji reliabilitas, dan evaluasi common method bias serta identifikasi dimensi servqual dari faktor yang terbentuk. Hasil menunjukkan bahwa kualitas layanan dipengaruhi oleh dimensi responsiveness, reliability, assurance, tangible, availability, empathy, device performance, safety, dan comfortable. Penelitian ini mengandung keterbatasan yang berpotensi memengaruhi hasil temuan, khususnya terkait faktor-faktor eksternal yang berasal dari karakteristik individu responden, seperti kondisi emosional, latar sosial, ekonomi, dan budaya.
Copyrights © 2026