BUMDes “Kusuma Jaya” Desa Ngadikusuman memiliki potensi besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa melalui berbagai unit usaha, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan yang profesional dan akuntabel. Pencatatan transaksi yang masih sederhana serta belum tersusunnya laporan keuangan sesuai standar akuntansi (SAK ETAP) berpotensi menghambat transparansi dan pengambilan keputusan. Kondisi ini menjadi semakin penting mengingat adanya kebijakan alokasi minimal 20% Dana Desa untuk program ketahanan pangan yang menuntut pertanggungjawaban yang baik. Oleh karena itu, Program Studi Akuntansi FEB UNSIQ Wonosobo melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan fokus pada peningkatan kapasitas pengelola BUMDes di bidang manajemen keuangan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu sosialisasi dan pre-test, pelatihan inti (ceramah dan lokakarya), serta pendampingan dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, dengan lebih dari 85% mengalami kenaikan skor post-test. Selain itu, terbentuk sistem pencatatan yang lebih terstruktur, tersusunnya laporan keuangan dasar, serta meningkatnya kepercayaan diri pengelola dalam menyusun laporan pertanggungjawaban. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat akuntabilitas dan tata kelola BUMDes guna mendukung keberlanjutan usaha dan pembangunan desa.
Copyrights © 2026