Penelitian ini mengkaji pengaruh literasi keuangan dan kontrol diri terhadap pola menabung mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dengan kecenderungan konsumsi barang branded sebagai variabel mediasi. Latar belakangnya adalah meningkatnya gaya konsumtif di kalangan mahasiswa, di mana barang bermerek menjadi simbol status tetapi kerap mendorong pembelian impulsif dan menurunkan kebiasaan menabung. Tujuan penelitian adalah menguji pengaruh signifikan literasi keuangan dan kontrol diri terhadap pola menabung, peran mediasi kecenderungan konsumsi barang branded, serta penentu dominan alokasi keuangan antara kebutuhan status dan perencanaan jangka panjang. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei digunakan; populasi sebanyak 1.280 mahasiswa dan sampel purposif 64 responden. Instrumen berupa kuesioner skala Likert 5 poin untuk mengukur literasi keuangan, kontrol diri, pola menabung, dan kecenderungan konsumsi barang branded, yang dianalisis dengan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi berganda, dan uji mediasi Sobel. Hasil menunjukkan bahwa literasi keuangan, kontrol diri, serta kecenderungan konsumsi barang branded secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap pola menabung dengan R² 0,990. Literasi keuangan dan kecenderungan konsumsi barang branded berpengaruh negatif signifikan, sedangkan kontrol diri berpengaruh positif signifikan terhadap pola menabung. Uji mediasi menunjukkan bahwa kecenderungan konsumsi barang branded berperan sebagai mediator parsial antara literasi keuangan dan pola menabung, namun tidak berfungsi kuat sebagai mediator untuk pengaruh kontrol diri. Kesimpulannya, kontrol diri merupakan faktor paling penting dalam memperkuat pola menabung mahasiswa, sementara literasi keuangan dan dorongan konsumsi barang branded justru berkorelasi dengan penurunan tabungan, sehingga perlu dikelola melalui program edukasi keuangan dan pembiasaan perilaku finansial yang terdisiplin.
Copyrights © 2026