Transformasi digital pada sektor keuangan menuntut ketersediaan jaringan yang tinggi untuk mendukung layanan transaksi real-time. PT Pegadaian sebagai lembaga keuangan nasional menghadapi tantangan gangguan jaringan yang berpotensi menghambat operasional dan menurunkan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi integrasi koneksi fiber optik dan GSM pada teknologi Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN) dalam meningkatkan availability jaringan, memitigasi risiko, serta mendukung keberlanjutan bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus serta mengintegrasikan Business Impact Analysis (BIA) dan Risk Assessment sebagai metode analisis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SD-WAN dengan arsitektur dual-link mampu meningkatkan availability jaringan hingga 99,77%–99,95% serta menurunkan durasi downtime melalui mekanisme failover otomatis. Selain itu, risiko gangguan jaringan dapat diminimalkan dan dampak finansial akibat downtime dapat ditekan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi SD-WAN merupakan strategi efektif dalam meningkatkan resiliensi operasional dan kesiapan Business Continuity.
Copyrights © 2026