Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mengevaluasi kualitas pelayanan publik di Dapur SPPG Kedungsari, Magelang Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan MBG telah berjalan cukup baik dengan adanya kolaborasi internal antara pemerintah dan pengelola dapur dalam pengawasan mutu makanan, penyusunan menu, serta evaluasi harian, namun kolaborasi eksternal dengan pemerintah daerah, orang tua, dan tenaga kesehatan masih belum optimal sehingga menimbulkan kesenjangan antara standar pelayanan dan pengalaman penerima manfaat, terutama terkait variasi rasa, porsi, dan kepuasan siswa. Simpulan penelitian ini adalah bahwa kualitas pelayanan publik pada program MBG di Dapur Kedungsari sudah cukup baik secara operasional, tetapi masih memerlukan penguatan sistem kolaborasi dan pengawasan partisipatif agar pelayanan lebih efektif, merata, dan sesuai prinsip good governance.
Copyrights © 2026