Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non-Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Syariah Indonesia Cabang Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan bulanan periode 2022–2024 dengan jumlah sampel sebanyak 36 data yang diperoleh melalui metode sensus. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi statistik, yang meliputi uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Non-Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return On Asset (ROA), sedangkan Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap ROA. Secara simultan, NPF dan FDR berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,558 menunjukkan bahwa sebesar 55,8% variasi ROA dapat dijelaskan oleh variabel NPF dan FDR, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Dengan demikian, pengelolaan risiko pembiayaan yang baik serta optimalisasi penyaluran dana menjadi faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas bank.
Copyrights © 2026