Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya gagal ginjal kronik (GGK) yang kini semakin banyak ditemukan pada usia muda. Hipertensi yang berlangsung lama dan tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan progresif pada fungsi ginjal hingga mencapai stadium akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat hipertensi dengan kejadian gagal ginjal kronik pada usia muda. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan kohort retrospektif. Sampel penelitian berjumlah 518 pasien gagal ginjal kronik stadium V yang menjalani hemodialisis di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat hipertensi dengan kejadian gagal ginjal kronik pada usia muda dengan nilai p = 0,019 (p < 0,05). Pasien dengan riwayat hipertensi cenderung memulai hemodialisis pada usia yang lebih muda dibandingkan pasien tanpa riwayat hipertensi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa riwayat hipertensi berhubungan signifikan dengan kejadian gagal ginjal kronik pada usia muda, sehingga pengendalian hipertensi sejak dini sangat penting untuk mencegah progresivitas penyakit ginjal.
Copyrights © 2026