Latar Belakang: Kesiapsiagaan masyarakat dalam mengikuti jalur evakuasi menjadi faktor penting dalam upaya pengurangan risiko bencana. Tingkat pengetahuan masyarakat diduga berperan dalam membentuk sikap masyarakat saat menghadapi kondisi darurat, khususnya dalam mengikuti jalur evakuasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap masyarakat dalam mengikuti jalur evakuasi saat terjadi bencana erupsi Gunung Agung di Desa Tianyar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Dunus Tunas Sari Kabupaten Karangasem dengan jumlah sampel yaitu 350 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat. Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data tidak berdistribusi normal sehingga uji statistik yang digunakan yaitu Spearman’s Rho. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 299 responden (85,4%) dan sebagian besar memiliki sikap cukup dalam mengikuti jalur evakuasi sebanyak 206 responden (58,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap masyarakat (p-value < 0,001) dengan koefisien korelasi r =0,346 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan hubungan sedang. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap masyarakat dalam mengikuti jalur evakuasi saat terjadi bencana erupsi Gunung Agung di Desa Tianyar.
Copyrights © 2026