Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penghambat dalam pengembangan wakaf produktif pada Yayasan Pondok Pesantren Khairul Ummah di Kabupaten Bantaeng. Wakaf produktif merupakan salah satu instrumen filantropi Islam yang berpotensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung kemandirian lembaga pendidikan. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wakaf produktif di pondok pesantren tersebut terhambat oleh beberapa faktor, di antaranya kurangnya pemahaman masyarakat terhadap wakaf produktif, keterbatasan sumber daya manusia (SDM), lemahnya manajemen dan profesionalitas nazhir, serta minimnya dukungan dari pemerintah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas nazhir, sosialisasi wakaf kepada masyarakat, serta sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan Islam untuk optimalisasi potensi wakaf produktif.
Copyrights © 2026