ABSTRAK Latar Belakang: Sisa makanan di rumah sakit merupakan isu penting karena berdampak pada biaya operasional dan kesehatan pasien. Tingginya sisa makanan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara makanan yang disediakan dengan kebutuhan, preferensi atau kondisi klinis pasien. Tujuan: Menganalisis tingkat sisa makanan pada pasien dewasa berdasarkan jenis diet serta mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhinya. Metode: Penelitian ini merupakan tinjauan literatur sistematis yang mengikuti pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui database Scopus, PubMed, Web of Science, dan Google Scholar pada rentang tahun 2015–2025. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi tingkat sisa makanan dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Sebanyak 18 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dalam penelitian ini. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sisa makanan lebih tinggi pada pasien yang menerima diet lunak dan diet terapeutik dibandingkan dengan diet biasa. Penyebab faktor utama pemborosan meliputi rendahnya nafsu makanan, ketidaksesuaian rasa dan tekstur makanan dengan preferensi pasien, pembatasan medis terhadap konsumsi, serta faktor penyajian seperti waktu distribusi makanan dan kualitas layanan. Kesimpulan: Pengurangan sisa makanan dapat dicapai melalui peningkatan kualitas makanan, penyesuaian menu berdasarkan preferensi pasien, ketepatan waktu penyajian, serta peningkatan komunikasi antara pasien dan tenaga gizi. Pendekatan indivisual dan fleksibal dalam penyelenggaraan makanan di rumah sakit diperlukan untuk meningkatkan konsumsi dan menurunkan tingkat sisa makanan. ABSTRACT Background: Food waste in hospitals is an important issue because it affects operational costs and patient health. High levels of food waste indicate a mismatch between the meals provided and the needs, preferences, or clinical conditions of patients Methods: This study is a systematic literature review conducted in accordance with the PRISMA guidelines. Articles were retrieved from Scopus, PubMed, Web of Science, and Google Scholar databases published between 2015 and 2025. Studies meeting the predefined inclusion and exclusion criteria were analyzed descriptively to identify the level of hospital food waste and the factors influencing it. A total of 18 articles were included in the final analysis Results: Food waste was higher among patients receiving soft and therapeutic diets compared with those receiving regular diets. The main contributing factors included reduced appetite, food flavors and textures that did not match patient preferences, clinical restrictions on food intake, and presentation-related aspects such as meal distribution timing and service quality. Conclusions: Food waste reduction can be achieved by improving meal quality, adjusting menus to patient preferences, ensuring timely meal distribution, and strengthening communication between patients and nutrition staff. An individualized and flexible approach to hospital foodservice management is essential for improving food intake and reducing food waste.
Copyrights © 2026