Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif integritas dalam pembelajaran mendalam (deep learning) pada materi membaca dan menulis di sekolah dasar melalui pendekatan studi literatur. Literasi membaca dan menulis tidak hanya berfungsi sebagai keterampilan dasar dalam pendidikan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter peserta didik. Dalam konteks pembelajaran abad ke-21, penguasaan literasi perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, reflektif, serta penguatan nilai-nilai integritas seperti kejujuran, tanggung jawab, dan konsistensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal nasional dan internasional, serta hasil penelitian relevan dalam kurun waktu 2019–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam dalam literasi membaca dan menulis mampu meningkatkan pemahaman konseptual siswa sekaligus menumbuhkan kesadaran moral melalui proses refleksi dan internalisasi nilai. Integritas dalam pembelajaran literasi diwujudkan melalui kejujuran dalam menulis, kemampuan memahami makna teks secara kritis, serta tanggung jawab dalam menggunakan informasi secara etis. Strategi pembelajaran yang efektif meliputi pembelajaran reflektif, kolaboratif, dan berbasis proyek yang mampu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan sosial siswa. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran literasi memberikan peluang untuk meningkatkan motivasi belajar, namun perlu diimbangi dengan penanaman etika penggunaan informasi untuk mencegah plagiarisme. Dengan demikian, integrasi pembelajaran mendalam dan nilai integritas memiliki implikasi penting dalam pengembangan pendidikan dasar yang berorientasi pada pembentukan peserta didik yang literat, kritis, dan berkarakter. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi guru dan pemangku kebijakan dalam merancang pembelajaran literasi yang bermakna dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026