Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis Carbon Dots (C-Dots) berbahan limbah tempurung kelapa dengan metode two-step low heating (TSLH), menentukan karakteristik CDots berbahan dasar tempurung kelapa menggunakan uji photoluminescence (PL), particle size analyzer (PSA), spektrofotometer ultraviolet-visible (UV-Vis), fourier transform infrared (FTIR), dan X-ray diffraction (XRD), serta menentukan pengaruh larutan C-Dots pada kotoran ternak ayam dengan variasi massa C-Dots berdasarkan gas chromatography-mass spectrometry (GC-MS). Proses sintesis C-Dots dimulai dengan pengolahan tempurung kelapa menjadi serbuk yang dicampurkan dengan aquadest dan dilakukan sonikasi. larutan C-Dots disaring dan dipanaskan menggunakan microwave. Aplikasi C-Dots ini adalah kemampuannya dalam menurunkan bau kotoran ayam, di mana penelitian ini melibatkan dua perlakuan yaitu: larutan kotoran ayam tanpa perlakuan C-Dots dan larutan dengan perlakuan C-Dots. Hasil karakterisasi C-Dots dilakukan dengan mengukur cahaya emisi menggunakan uji PL yang menghasilkan cahaya berwarna cyan dengan puncak emisi pada 507,2 nm. Pengujian PSA dilakukan untuk mengamati ukuran partikel sebesar 2,97 nm yang sesuai dengan karakteristik C-Dots, sedangkan uji UV-Vis digunakan untuk menentukan absorbansi pada puncak 256,3 nm. Uji FTIR dilakukan untuk menentukan gugus fungsi, yang mengandung adanya gugus O-H, C-H, C-O, dan C=C. Analisis XRD menunjukkan bahwa CDots amorf. Selain itu, aplikasi C-Dots pada kotoran ayam diuji dengan GCMS untuk mengidentifikasi kadar senyawa, yang menunjukkan penurunan konsentrasi NH₃. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa C-Dots yang dihasilkan dari tempurung kelapa efektif sebagai adsorben.
Copyrights © 2026