Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruh Diabetes melitus tipe 2 (DM2) di Indonesia tahun 2023 dengan menggunakan metode regresi nonparametrik spline truncated. Metode ini dipilih karena fleksibilitasnya dalam menganalisis pola yang tidak linier dalam data melalui penggunaan fungsi spline dan tiitk knot. Pemilihan titik knot optimal dapat dilakukan dengan menggunakan metode Generalized Cross Validation (GCV). Data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Survey Kesehatan Indonesia yang mencakup 38 provinsi di Indonesia. Lima variabel independen yang dianalisis meliputi proporsi konsumsi makanan manis, proporsi aktivitas fisik, proporsi konsumsi rokok tembakau, prevalensi penderita obesitas dan proporsi konsumsi makanan olahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi nonparametrik spline truncated terbaik adalah menggunakan tiga titik knot. Terdapat empat variabel dalam penelitian yang berpengaruh signifikan yaitu variabel proporsi konsumsi makanan manis, proporsi konsumsi rokok tembakau, prevalensi penderita obesitas, dan proporsi konsumsi makanan olahan. Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Regresi Nonparametrik Spline Truncated, Titik Knot, Indonesia
Copyrights © 2026