Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor lingkungan dan kepadatan penduduk terhadap pertumbuhan populasi urban secara global dengan menggunakan data panel tahunan dari tahun 1960 hingga 2024. Variabel independen meliputi kepadatan penduduk, tingkat polusi udara (PM2.5), dan akses listrik sebagai indikator kondisi lingkungan dan infrastruktur dasar. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan membandingkan Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM) dan Random Effect Model (REM). Pemilihan model terbaik melalui uji Chow dan uji Hausman menunjukkan bahwa REM merupakan model yang paling sesuai. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kepadatan penduduk dan polusi udara berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan populasi urban, sehingga menunjukkan bahwa tekanan demografis dan tingginya aktivitas ekonomi–industri menjadi pendorong utama urbanisasi. Sebaliknya, akses listrik tidak berpengaruh signifikan, kemungkinan karena tingkat ketersediaannya yang relatif merata di banyak negara. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian kepadatan wilayah dan perbaikan kualitas lingkungan sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan
Copyrights © 2026