Kemiskinan masih menjadi isu kompleks yang menjadi tantangan besar di berbagai wilayah Indoensia, termasuk di kawasan Mataraman Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan 13 Kabupaten/Kota di wilayah Mataraman jawa Timur berdasarkan indikator kemiskinan menggunakan metode K-Means Clustering. Empat Indikator utama yang digunakan yaitu Persentase Pendusuk Miskin, Garis Kemiskinan, Indeks Kedalaman Kemiskinan, dan Indeks Keparahan Kemiskinan. Hasil dari pengelompokan ini terbagi menjadi tiga cluster: (1) cluster dengan tingkat kemiskinan sedang, yang terdiri dari 8 daerah; (2) cluster dengan tingkat kemiskinan tinggi, yang terdiri dari 1 daerah; dan (3) cluster dengan tingkat kemiskinan rendah, yang terdiri dari 4 daerah. Diketahui juga bahwa variabel Indeks Keparahan kemiskinan memiliki pengaruh yang paling signifikan dalam pembentukan cluster. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan di wilayah Mataraman Jawa Timur.
Copyrights © 2026