Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan pemerataan fasilitas pendidikan di Kabupaten Kediri berdasarkan jumlah sekolah dan tenaga pendidik pada jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK negeri. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari BPS tahun 2024 yang mencakup 26 kecamatan. Analisis dilakukan menggunakan biplot untuk melihat hubungan antarindikator pendidikan serta karakteristik setiap kecamatan secara visual. Selanjutnya, metode K-Means clustering digunakan untuk mengelompokkan kecamatan berdasarkan kesamaan fasilitas pendidikan yang dimiliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biplot mampu menjelaskan 78,5% keragaman data dan mengidentifikasi adanya ketimpangan fasilitas pendidikan antarwilayah. Hasil pengelompokan menghasilkan tiga cluster, yaitu cluster dengan fasilitas pendidikan tinggi, sedang, dan rendah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan pemerataan fasilitas pendidikan agar peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai secara lebih merata di seluruh kecamatan
Copyrights © 2026