Perubahan harga emas di Indonesia berlangsung secara fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai indicator ekonomi, sehingga dibutuhkan model peramalan yang mampu menghasilkan estimasi yang stabil dan kredibel. Penelitian ini mengkaji perbandingan performa metode regresi linier berganda dan single exponential smoothing dalam memprrediksikan harga emas menggunakan data bulanan, tingkat inflasi, dan nilai tukar USD/IDR sebagai variabel penentu. Model regresi yang dibangun menghasilkam persamaan Y 1.6455 + (0.0000182)X1 + (0.00934)X2 . Haasil pengukuran akurasi menunjukkan bahwa regresi linier berganda memiliki nilai MAPE 2,62%, sedangkan exponential denga n parameter pemulusan optimal menghasilkan nilai MAPE 3,29%. Dengan demikian, menunjukkan bahwa regresi linier berganda lebih unggul dalam hal ketepatan prediksi harga emas
Copyrights © 2026