Penelitian berikut berupaya menguji dampak pinjaman internasional serta investasi asing langsung atas proporsi kewajiban luar negeri terhadap PDB. Hal tersebut digunakan sebagai tolok ukur kerentanan finansial domestik. Analisis memanfaatkan informasi sekunder deret waktu rentang 2015 hingga 2024 terbitan Bank Dunia. Pengujian dilakukan melalui teknik regresi linier majemuk via aplikasi statistik SPSS. Temuan membuktikan pinjaman lintas negara secara individu berdampak positif secara nyata atas rasio kewajiban dengan probabilitas 0,000 < 0,05. Sebaliknya, kucuran dana investor asing memberikan efek negatif yang nyata atas indikator serupa pada level 0,001 < 0,05. Apabila diuji bersamaan, kedua prediktor tersebut memengaruhi proporsi kewajiban internasional secara meyakinkan (0,001 < 0,05). Skor determinasi (R Square) senilai 0,696 merepresentasikan kapabilitas prediktor menerangkan fluktuasi variabel terikat sebanyak 69,6%. Kesimpulannya, pinjaman internasional memperparah ketidakmandirian finansial, sementara kucuran modal asing berfungsi sebagai opsi pendanaan guna mereduksi kerentanan tersebut.
Copyrights © 2026