Dermatitis kontak adalah masalah kesehatan kulit yang umum di kalangan karyawan di kawasan industri akibat paparan bahan kimia dan substansi industri lainnya. Karyawan terpapar berbagai bahan kimia dan substansi industri secara rutin. Menurut data prevalensi dinas kesehatan kabupaten konawe, kasus dermatitis pada tahun 2021 meningkat dengan prevalensi sebanyak 361 kasus Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan penyakit dermatitis kontak pada Masyarakat yang bekerja di Kawasan Industri Kecamatan Morosi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional menggunakan desain studi Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 245 orang dan sampel sebanyak 152 orang. Analisis menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan kejadian dermatitis dengan nilai p-value = 0,709. Tidak ada hubungan antara lama kontak dengan kejadian dermatitis dengan nilai p-value = 2,346. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kesadaran akan penggunaan alat pelindung diri dan implementasi program pelatihan serta kebijakan kesehatan yang lebih ketat untuk mengurangi prevalensi dermatitis kontak di kalangan karyawan industri.
Copyrights © 2026