Sektor pertambangan memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, sehingga penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) menjadi sangat penting. Namun, implementasinya sering menghadapi tantangan, termasuk di PT. Tambang Bumi Sulawesi, Kabupaten Bombana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepatuhan dan efektivitas penerapan SMK3 berdasarkan lima elemen sesuai PP No. 50 Tahun 2012. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Informan terdiri dari tiga informan kunci dan tiga informan biasa,yaitu dari manajemen, petugas K3, serta pekerja lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Data di analisis menggunakan dua pendekatan, yaitu analisis tematik dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah memiliki kebijakan dan program K3, namun masih terdapat kendala seperti rendahnya kesadaran penggunaan APD dan lemahnya pengawasan. Evaluasi dan pelaporan juga belum berjalan optimal. Peneliti merekomendasikan penguatan budaya keselamatan, peningkatan pelatihan, serta peninjauan berkala terhadap kebijakan K3 untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan produktif.
Copyrights © 2026