Perairan estuari sungai Wain merupakan ekosistem yang rentan terhadap perubahan kualitas lingkungan akibat aktivitas antropogenik di Kariangau. Tujuan dilakukan penelitian adalah menganalisis struktur komunitas dan kelimpahan fitoplankton sebagai indikator biologis untuk menilai kondisi kesuburan perairan. Pengambilan sampel dilaksanakan pada bulan September 2024 di 9 titik. Pengukuran parameter dilakukan secara in situ terhadap suhu, pH, kecerahan, dan oksigen terlarut dengan menggunakan alat ukur lapangan seperti termometer digital, pH meter, DO meter, dan secchi disk. Pengukuran kelimpahan fitoplankton dengan metode penyaringan menggunakan plankton net berukuran mesh 25 µm dan dianalisis menggunakan mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton berkisar antara 2.255 - 2.731 ind/L, yang mengindikasikan bahwa perairan Sungai Wain tergolong mesotrofik atau memiliki tingkat kesuburan sedang. Fitoplankton yang teridentifikasi didominasi oleh dua kelas utama, yaitu Bacillariophyceae dan Dinophyceae, dengan Chaetoceros sebagai kelompok yang paling dominan. Selain itu, terdapat Pseudonitzschia sp., salah satu spesies fitoplankton yang beracun. Nilai indeks keanekaragaman (H') terkategori sedang, indeks keseragaman (E) terkategori tinggi, dan indeks dominansi (C) terkategori rendah.
Copyrights © 2026