Pemeliharaan alat kesehatan merupakan aspek penting dalam menjamin mutu dan keselamatan pelayanan kesehatan. Berdasarkan regulasi Kementerian Kesehatan, setiap alat kesehatan wajib dilakukan pengujian dan kalibrasi secara berkala serta dikelola melalui sistem pemeliharaan yang terencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemeliharaan dental unit di Puskesmas Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumentasi. Variabel yang diamati meliputi kondisi fisik alat, fungsi alat, frekuensi dan jenis pemeliharaan, serta downtime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dental unit (100%) telah mendapatkan pemeliharaan preventif tepat waktu dengan rata-rata tindak lanjut 1 hari, serta pemeliharaan korektif minor dengan rata-rata waktu perbaikan 2 hari tanpa adanya kerusakan mayor. Secara umum, kondisi dental unit berada dalam kategori baik, namun ditemukan kerusakan pada komponen suction dan handpiece. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pemeliharaan telah dilakukan secara rutin, namun belum didukung oleh Standar Operasional Prosedur (SOP), pemahaman operator yang memadai, serta pencatatan logbook pemeliharaan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pemeliharaan dental unit telah berjalan cukup baik, namun masih terdapat kendala pada aspek teknis dan manajerial. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sistem pengelolaan, penyusunan SOP, serta penguatan peran tenaga teknis untuk mendukung optimalisasi pemeliharaan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan
Copyrights © 2026