Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penerapan literasi dalam penguatan pendidikan karakter siswa di sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembentukan karakter siswa di tengah tantangan globalisasi dan rendahnya budaya literasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan literasi di sekolah dasar yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data diuji melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan literasi melalui kegiatan membaca rutin, diskusi, dan penugasan menulis mampu berkontribusi dalam membentuk nilai-nilai karakter siswa, seperti disiplin, tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan kerja sama. Peran guru sebagai fasilitator juga sangat berpengaruh dalam mengarahkan kegiatan literasi agar berjalan efektif. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala, seperti keterbatasan fasilitas, variasi minat baca siswa, serta kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan literasi di sekolah dasar merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat pendidikan karakter siswa. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk mengoptimalkan pelaksanaan program literasi di sekolah.
Copyrights © 2026