Lansia merupakan tahap akhir kehidupan manusia yang ditandai dengan penurunan fungsi fisik, psikologis, dan sosial, sehingga berdampak terhadap kemandirian dan perilaku perawatan diri, termasuk personal hygiene. Faktor yang diduga berhubungan dengan perilaku personal hygiene adalah citra tubuh dan tingkat kemandirian. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dan tingkat kemandirian dengan personal hygiene pada lansia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Haurwangi RT 01/RW 11, Kabupaten Cianjur, berjumlah 143 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian meliputi kuesioner citra tubuh (skala Likert 1–5), Katz Index of Independence in ADL dan Lawton IADL Scale untuk menilai tingkat kemandirian, serta checklist observasi personal hygiene untuk menilai perilaku kebersihan diri lansia. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi non-parametrik Spearman. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai hubungan antara citra tubuh, tingkat kemandirian, dan personal hygiene lansia, serta menjadi dasar dalam upaya promotif dan preventif bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian lansia.
Copyrights © 2026