Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis fenomena ketidakefektifan kalimat dalam karya tulis ilmiah mahasiswa dengan fokus pada aspek gramatikal dan semantis. Ketidakefektifan bahasa dalam ranah akademik sering kali menghambat diseminasi gagasan secara presisi dan objektif. Melalui metode studi analisis dokumen terhadap makalah mahasiswa, penelitian ini mengevaluasi enam parameter utama keefektifan kalimat, yaitu kesatuan, kelogisan, kehematan, kepaduan, ketepatan ejaan, dan ketepatan pemilihan kata (diksi). Temuan penelitian menunjukkan adanya deviasi mendasar pada struktur sintaksis yang menyebabkan kaburnya gagasan pokok, redundansi preposisi, serta inkonsistensi paralelisme bentuk kata. Selain itu, ditemukan penggunaan diksi yang bersifat negatif-defensif serta kesalahan penerapan tanda baca yang memicu ambiguitas makna. Hasil analisis ini menegaskan bahwa penguasaan kalimat efektif yang bersifat afirmatif, logis, dan hemat merupakan prasyarat mutlak dalam meningkatkan kualitas serta otoritas ilmiah tulisan mahasiswa. Sebagai solusi praktis, penelitian ini menyertakan rekonstruksi kalimat berdasarkan kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI/EYD) guna memberikan referensi aplikatif bagi peningkatan literasi akademik di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026