Penelitian ini menganalisis kinerja metode charging-discharging berbasis Arduino Nano untuk pengukuran resistansi sensor elastis (stretchable sensor) berbahan silikon yang dilapisi grease konduktif, dengan dukungan Universal Tensile Machine (UTM) rancang bangun mandiri sebagai perangkat pengujian elektromekanikal berbiaya rendah. Kebutuhan terhadap instrumen pengujian yang terjangkau dan mudah dimodifikasi menjadi latar belakang penelitian ini, mengingat alat elektromekanikal komersial umumnya memiliki biaya investasi yang sangat tinggi sehingga membatasi aksesibilitas bagi peneliti dengan sumber daya terbatas. Spesimen sensor elastis difabrikasi dari lembaran silikon laboratorium berukuran panjang 80 mm, lebar 10 mm, dan ketebalan 0,58 mm. Pengujian dilakukan selama 30 siklus tarik-lepas pada kecepatan konstan 200 mm/menit. Modul pengukur resistansi dirancang berdasarkan prinsip pembagi tegangan dengan rangkaian resistor bertingkat dari 100 Ω hingga 1 GΩ yang dikombinasikan dengan transistor PNP, sehingga mampu mengukur rentang resistansi yang sangat luas secara adaptif. Kinerja sistem divalidasi terhadap LCR-meter komersial (East Tester) dan menghasilkan koefisien korelasi R² = 0,9003, yang membuktikan bahwa metode charging-discharging berbasis Arduino mampu memberikan pengukuran resistansi yang akurat dan andal dalam skala laboratorium, sekaligus membuka potensi penerapannya pada pengembangan sensor elastis untuk aplikasi soft robotic dan sistem wearable.
Copyrights © 2026