Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek kinetika dan termodinamika pada proses delignifikasi jerami padi menggunakan metode simultan pemanasan hidrotermal dan sonikasi dengan bantuan Natural Deep Eutectic Solvent (NADES). Dua jenis pelarut berbasis Choline Chloride (ChCl) dengan Hydrogen Bond Donor (HBD) berupa gliserol dan asam laktat digunakan untuk mendegradasi struktur lignoselulosa pada variasi suhu 30, 55, dan 80 °C selama 40 menit. Analisis kinetika menunjukkan bahwa proses delignifikasi mengikuti model kinetika orde satu semu (pseudo first order), dengan konstanta laju reaksi (k) tertinggi dicapai oleh pelarut ChCl:Asam Laktat. Nilai energi aktivasi (Ea) yang diperoleh untuk ChCl:Gliserol dan ChCl:Asam Laktat masing-masing sebesar 8,96 kJ/mol dan 4,05 kJ/mol. Nilai Ea yang berada di bawah 40 kJ/mol mengonfirmasi bahwa mekanisme delignifikasi dikendalikan oleh fenomena transfer massa (difusi) pelarut ke dalam matriks biomassa. Analisis termodinamika mengungkapkan bahwa proses bersifat non-spontan (ΔGo > 0) dan endotermik (ΔHo > 0), di mana kenaikan suhu secara efektif menurunkan hambatan energi bebas Gibbs. Nilai entropi (ΔSo) yang positif menunjukkan peningkatan ketidakteraturan sistem sebagai gaya dorong utama fragmentasi lignin. Secara keseluruhan, ChCl:Asam Laktat menunjukkan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan ChCl:Gliserol berdasarkan barier energi kinetika dan termodinamika yang lebih rendah, sehingga berpotensi untuk diaplikasikan pada kondisi operasional yang lebih moderat.
Copyrights © 2026