Di era modern, isu kesehatan mental semakin mendapat perhatian, terutama pada anak dan remaja. Salah satu kelompok yang sering terabaikan adalah anak pertama, yang kerap memikul tanggung jawab besar serta menghadapi ekspektasi tinggi orang tua. Kondisi ini dapat menimbulkan tekanan emosional dan menurunkan kepercayaan diri bila tanpa dukungan memadai. Penelitian ini merancang buku visual berbentuk diary sebagai media komunikasi afirmasi yang memadukan teks dan ilustrasi. Buku ini menjadi ruang aman untuk refleksi diri, menyalurkan emosi melalui writing therapy, serta mendorong komunikasi empatik dalam keluarga. Media ini juga diharapkan berkontribusi pada kampanye kesadaran akan pentingnya kesehatan mental anak pertama.
Copyrights © 2026