Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work-life balance dan motivasi kerja terhadap kualitas kehidupan kerja (QWL) pada ibu tunggal yang bekerja di agensi Hubungan Masyarakat (Humas) multinasional di Jakarta Selatan. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 20 ibu tunggal yang telah bekerja lebih dari satu tahun dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan kuesioner skala Likert. Hasil analisis korelasi Pearson dan regresi berganda menunjukkan bahwa baik work-life balance maupun motivasi kerja memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan kualitas kehidupan kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa keseimbangan yang lebih baik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi serta motivasi kerja yang kuat berkontribusi pada peningkatan kualitas kehidupan kerja bagi ibu tunggal di lingkungan kerja profesional yang penuh tekanan.
Copyrights © 2026