Penelitian ini bertujuan mengkaji representasi Narcissistic Personality Disorder (NPD) dalam film Joker. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika model Charles Sanders Peirce, yang menelaah relasi tanda melalui unsur representamen, objek, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Arthur Fleck merepresentasikan narsisme patologis melalui konstruksi tanda visual dan naratif yang menonjolkan kerentanan harga diri, kebutuhan akan pengakuan, isolasi sosial, serta respons agresif terhadap tekanan struktural. Film ini merefleksikan keterkaitan erat antara gangguan kepribadian, trauma sosial, dan ketimpangan dalam sistem sosial modern.
Copyrights © 2026