Kemacetan lalu lintas sering terjadi di Jalan Pulau Irian, Kawasan Industri Medan I, terutama pada jam sibuk pagi dan sore akibat tingginya volume kendaraan serta aktivitas kawasan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja lalu lintas serta merumuskan solusi rekayasa lalu lintas guna meningkatkan tingkat pelayanan jalan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan berupa pencacahan volume lalu lintas, pengamatan kondisi geometrik jalan, serta analisis kapasitas jalan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia. Pengumpulan data dilakukan selama 14 hari dan dilengkapi survei tambahan untuk menangkap kondisi jam puncak. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas jalan sebesar 3.531 smp/jam, dengan volume lalu lintas tertinggi mencapai 3.006 smp/jam sehingga diperoleh nilai V/C ratio sebesar 0,85. Kondisi ini menunjukkan tingkat pelayanan jalan berada pada Level of Service (LOS) E yang ditandai dengan arus lalu lintas tidak stabil serta sering terjadi tundaan. Pada jam sibuk, kondisi lalu lintas mendekati bahkan mencapai kapasitas jalan sehingga memicu kemacetan. Faktor utama yang mempengaruhi adalah konflik lalu lintas, parkir di badan jalan, serta keterbatasan lebar jalan. Dapat disimpulkan bahwa Jalan Pulau Irian telah beroperasi mendekati kapasitas maksimum sehingga memerlukan penanganan segera. Rekomendasi yang diberikan meliputi pembatasan atau pelarangan parkir di badan jalan, pelebaran jalan, pengubahan menjadi jalan terbagi, serta pemasangan pembatas jalan (barrier). Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja lalu lintas dan memperbaiki tingkat pelayanan jalan.
Copyrights © 2026