Longsor merupakan salah satu permasalahan geoteknik yang sering terjadi pada daerah dengan kondisi topografi curam dan curah hujan tinggi, sehingga berpotensi mengganggu stabilitas infrastruktur dan keselamatan masyarakat. Salah satu upaya penanganan yang umum dilakukan adalah pembangunan dinding penahan tanah yang didukung oleh pondasi dalam, seperti bored pile. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas daya dukung pondasi bored pile pada dinding penahan tanah di UPT Pengelolaan Irigasi Wampu Besitang, Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif berbasis data sekunder, meliputi data sondir (Cone Penetration Test/CPT), gambar perencanaan, dan data teknis struktur. Parameter yang dianalisis mencakup nilai tahanan konus (qc), kapasitas ultimit (Qu), kapasitas bersih (Qnet), kapasitas izin (Qa), serta beban yang bekerja pada masing-masing tiang pondasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata qc sebesar 61,18 kg/cm², kapasitas ultimit tiang (Qu) sebesar 71.649 kg, kapasitas bersih (Qnet) sebesar 67.034 kg, dan kapasitas izin (Qa) sebesar 26.813 kg. Beban maksimum yang bekerja pada tiang (Pmax) sebesar 17.173 kg, yang lebih kecil dari kapasitas izin (Qa), sehingga memenuhi kriteria keamanan (Pmax < Qa). Dengan demikian, pondasi bored pile yang digunakan dinyatakan mampu menahan beban dinding penahan tanah secara aman dan stabil. Penelitian ini merekomendasikan dilakukan uji beban statik dan analisis tambahan terhadap pengaruh muka air tanah serta beban dinamis guna meningkatkan akurasi dan keandalan perencanaan di masa mendatang.
Copyrights © 2025